HARI PEDULI SAMPAH 2014

peduli1

Camat Muntilan Iwan Sutiarso,S.Sos.,M.Si. melepas peserta jalan sehat dalam rangka memperingati hari peduli sampah nasional, 21 februari 2014 di Kecamatan Muntilan minggu (23/02/2014). Kegiatan yang diselenggarakan oleh kelompok peduli lingkungan Mawar Melati kabupaten Magelang ini, didukung oleh BLH (Badan Lingkungan Hidup) kabupaten Magelang dan kecamatan Muntilan serta berbagai sponsor. Selain jalan sehat, kegiatan tersebut juga diisi dengan lomba fashion show pakaian daur ulang sampah.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini dicanangkan setelah terjadinya tragedi longsor sampah di Leuwigajah, Jawa Barat pada tanggal 21 Februari 2005. Penyebab longsor tersebut, diduga karena curah hujan yang sangat tinggi serta ledakan gas metana (CH4) yang terperangkap dalam timbunan sampah. Longsoran gunungan sampah tersebut menelan lebih dari 150 jiwa yang kemudian dinyatakan sebagai bencana lingkungan. Mayoritas korban adalah penduduk di sekitar TPA yang bekerja sebagai pemulung. Sejak itu, Hari Peduli Sampah (HPS) diperingati setiap tanggal 21 Februari.

Hari Peduli Sampah (HPS) ini diperingati untuk membangun komitmen kita bersama agar bencana akibat pengelolaan sampah yang kurang baik dan tidak berwawasan lingkungan 9 tahun yang lalu tidak terulang kembali. Hari peduli sampah dijadikan momentum untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam pengelolaan sampah. Puncak peringatan HPS 2014 kabupaten Magelang yang dilaksanakan di kecamatan Muntilan ini mengambil tema “Ayo pilah dan olah sampah, ubah sampah jadikan berkah”.  Kegiatan ini untuk mendukung Gerakan Indonesia Peduli Sampah Menuju Masyarakat Berbudaya 3R untuk Kesejahteraan Masyarakat” dengan tagline “Indonesia Bersih Sampah 2020”.

Kepala BLH kabupaten Magelang Pardi Sriono,SH. yang hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa melindungi dan melestarikan lingkungan bukan hanya suatu komitmen, tapi bagaimana tindakan nyata yang dilakukan. Oleh karena itu beliau mengajak masyarakat untuk peduli sampah dan lingkungannya, agar masyarakat merasa nyaman dilingkungan yang bersih dan bisa menghirup udara yang segar. Sesuai dengan visi BLH kabupaten Magelang yaitu “ Terwujudnya Lingkungan Hidup di Kabupaten Magelang yang Seimbang, Lestari dan Berkelanjutan“.

peduli5

Kecamatan Muntilan sendiri memiliki motto “Rimbit” (rimbun, Bersih, Indah, dan Tertib), camat Muntilan mengatakan bahwa warga dihimbau untuk memperhatikan tiga cara mengurangi timbunan sampah. Sampah bisa dikurangi dengan reuse atau menggunakan kembali sampah dan barang bekas secara langsung, reduse atau mengurangi sesuatu yang menimbulkan sampah dan recycle atau mendaur ulang sampah”.

Diperlukan kerjasama multi pihak (Pemerintah, dunia usaha dan seluruh lapisan masyarakat) dalam mewujudkan Indonesia peduli sampah melalui pelaksanaan 3R. Komitmen Pemerintah Daerah dalam peningkatan pengoperasian TPA dan keberlanjutan TPS 3R. Dibutuhkan pula sistem insentif bagi masyarakat yang berhasil melaksanakan Program 3R, serta kampanye dan pelatihan yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah masih perlu ditingkatkan”. Beberapa desa di kecamatan muntilan seperti desa Pucungrejo dan Gunungpring saat ini telah memiliki Bank Sampah, dengan adanya Bank Sampah diharapkan rakyat lebih peduli lingkungan, tidak lagi membuang sampah sembarangan dan bisa lebih sejahtera dari sampah,” Meski dianggap kecil, gerakan ini sudah menjadi landasan untuk melawan sampah. Gerakan ini juga membuka peluang menjadikan masalah sampah lebih ekonomis, ramah lingkungan, dan berkelanjutan secara sosial.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: