RESIK-RESIK ABU VULKANIK GUNUNG KELUD

Gambar Camat Muntilan Iwan Sutiarso, S.Sos.,M.Si. mengatakan bahwa hujan abu vulkanik Gunung Kelud yang ‘membanjiri’ jalan-jalan protokol di kecamatan Muntilan sejak Jumat (14/2) kemarin, mulai dibersihkan Sabtu pagi (15/2). Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan ESDM Kabupaten Magelang Drs. Urip Raharto memimpin langsung kegiatan pembersihan debu vulkanik tersebut. Pembersihan dilakukan menggunakan air yang disemprotkan dari mobil-mobil pemadam kebakaran (damkar) sebanyak 2 mobil, 2 mobil PDAM dan 4 mobil yang biasa digunakan menyirami taman. Selain itu berbagai Instansi, sekolah dan seluruh lapisan masyarakat Muntilan juga terlihat mulai melakukan kerja bakti bersama sejak hari sabtu dan akan dilanjutkan kembali pada hari senin (17/02).

Sementara itu ada tiga jalur yang dibersihkan DPU dari abu vulkanik hasil erupsi Gunung Kelud tersebut. Meliputi Jalan Soekarno-Hatta depan kompleks perkantoran Pemkab Magelang, Jalan Pemuda Muntilan dan jalur wisata menuju Candi Borobudur, mulai pertigaan Palbapang hingga Candi Borobudur. Kegiatan pembersihan jalan tersebut dilanjutkan pada malam hari (malam minggu) oleh petugas Dinas Pekerjaan Umum kab. Magelang dan dibantu oleh pasukan TNI Batalyon Armed 3. Camat Muntilan bersama kepala DPU kabupaten Magelang terjun langsung memantau pembersihan abu vulkanik erupsi gunung Kelud tersebut. Petugas yang membersihkan sisa abu vukanik disarankan agar tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan. Pengaturan lalu lintas berkoordinasi dengan Polsek Muntilan, sehingga aktivitas membersihkan debu tidak menggangu pengguna jalan.

GambarLetusan material Gunung Kelud mencapai hingga ketinggian sekitar 10 kilometer, mulai terjadi sekitar pukul 22.56 WIB. Abu vulkanik Gunung Kelud sampai ke berbagai tempat di Magelang baik kota maupun kabupaten pada Jumat (14/2/2014). Hujan abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud turun di wilayah Magelang dan sekitarnya, mulai pukul 03.00 WIB. Hujan abu vulkanik tersebut membuat jalanan di kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang memutih. Abu vulkanik dari gunung Kelud itu menutupi permukaan tanah, atap rumah, dan pepohonan . Tebalnya abu vulkanik erupsi gunung Kelud di wilayah kecamatan Muntilan kabupaten Magelang mengganggu aktivitas warga terutama pengguna jalan raya. Jalan berubah menjadi licin dan berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi pengendara motor.

Material vulkanik gunung berapi menjadi ancaman serius bagi kesehatan. karena berpotensi menggangu kesehatan terutama sistem pernapasan. Karena itu debu-debu vulkanik yang menutupi seluruh wilayah kecamatan Muntilan harus segera dibersihkan. Selain itu saat ini kecamatan Muntilan sedang berupaya untuk meningkatkan peringkat Adipura kabupaten Magelang yang pada tahun 2013 berada diposisi 33 Jawa Tengah. Oleh karena itu masyarakat dihimbau untuk menjaga dan meningkatkan kebersihan, kerapian,keindahan, kerindangan, dan ketertiban kecamatan Muntilan. Peran serta masyarakat dengan menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), diharapkan dapat meningkatkan peringkat Adipura kabupaten Magelang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: