LOMBA BALITA SEHAT DAN ADMINISTRASI POSYANDU TINGKAT KECAMATAN MUNTILAN

Tim Penggerak PKK Kecamatan Muntilan mengadakan lomba balita sehat dan lomba administrasi posyandu di pendopo kecamatan Muntilan pada hari sabtu (31/8/2013). Kegiatan yang diadakan dalam rangka HUT RI ke 68 tersebut bertujuan untuk meningkatkan peran aktif keluarga terutama orang tua dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak, meningkatkan motivasi masyarakat dalam pembinaan dan pengembangan kesehatan serta kesejahteraan balita, meningkatkan pengetahuan dan peran serta masyarakat akan pentingnya posyandu dalam peningkatan gizi dan kesehatan balita. Kegiatan lomba dengan Tema “Anak sehat adalah aset masa depan bangsa”, tersebut dibuka oleh ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Muntilan Ida Iwan S.,M.Pd.

Gambar Lomba balita sehat diikuti oleh 13 desa dan 1 kelurahan yang masing-masing mengirimkan 3 balita. Lomba balita tersebut terdiri dari 3 kategori usia yaitu kategori usia 6-11 bulan, 12-35 bulan, dan 36-50 bulan. Sedangkan lomba Administrasi Posyandu juga diikuti oleh seluruh desa dan kelurahan di kecamatan Muntilan. Ketua Penyelenggara kegiatan tersebut Sudarni Mashadi, A.Md. mengatakan bahwa lomba Balita dan Administrasi Posyandu ini dapat berjalan dengan baik berkat kerjasama panitia dan dukungan dari sponsor. Juri Lomba terdiri dari dokter, dokter gigi dan bidan, serta ahli gizi dari Puskesmas kecamatan Muntilan I dan II.

Kesehatan merupakan hak dan kewajiban setiap insan di muka bumi ini, karena rakyat yang sehat merupakan landasan utama dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara. Pembangunan Kesehatan merupakan bagian dari Pembangunan Nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.Gambar

Sasaran utama pembangunan kesehatan nasional adalah mewujudkan masyarakat mandiri untuk hidup sehat tanpa memperhatikan status sosial dan tingkat ekonomi masyarakat dengan mengedepankan pemerataan bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan tersebut perlu melibatkan seluruh potensi bangsa lndonesia baik masyarakat, swasta maupun dunia pendidikan yang diorganisir oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah termasuk PKK.

Camat Muntilan Iwan Sutiarso, S.Sos.M.Si. yang memberikan Tropi, piagam dan hadiah kepada pemenang lomba menyampaikan bahwa Kabupaten Magelang saat ini mendapatkan predikat kabupaten layak anak untuk kategori Pratama dari Kementerian PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) bersama 15 kabupaten dan kota se-Jateng, atau 25 kabupaten/kota se-Indonesia. Kecamatan Muntilan harus ikut berperan serta meningkatkan predikat kabupaten kabupaten Magelang sebagai kabupaten layak anak kategori pratama menjadi kategori Madya. Oleh karena itu pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari pemberdayaan keluarga, karena keluarga merupakan unit sosial terkecil dalam kehidupan dalam masyarakat. Inti dari pemberdayaan  keluarga adalah upaya untuk memenuhi hak dasar anak, dengan cara memberikan pendidikan yang layak, menyiapkan mereka menjadi putra –putri terbaik di lingkunganya serta menjadikan mereka kader-kader daerah dan pemimpin dalam berbagai strata dan profesi.Oleh karena itu, perlunya upaya perlindungan dan  perwujudan kesejahteraan anak, dengan  memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya tanpa diskriminasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: